Sabtu, 11 Oktober 2014

Bunga Udumbara, Mitos atau nyata?



Well, kemarin sore (2 hari yang lalu saat lagi ngerawat kamboja yang udah lama ga keurus.

Tau-tau nemu ini di bawah salah satu daun triple pink yang lagi kurus banget.





Trus keinget sama bunga yang namanya udumbara.

Tapi masa sih
 
 
Menurut kitab suci Buddha, ada sejenis bunga dengan nama bunga Udumbara, yang mekar hanya 3.000 tahun sekali. 

Udumbara adalah bahasa Sansekerta, yang berarti "bunga keberuntungan dari surga." Mantap benar artinya.

Bangsa Jepang menyebut bunga ini dengan sebutan Udonge. Udonge dalam bahasa Jepang ( 昙华) digunakan oleh Dogen Zenji untuk merujuk pada bunga pohon udumbara dalam kitab Shōbōgenzō (“Perbendaharaan Mata Dharma Sejati”).


Bunga ini pertama kalinya ditemukan di Korea pada 1997. Kemudian muncul di China, Taiwan, Hong Kong, Malaysia, Singapura, Australia, Amerika, Indonesia. Bunga ini dapat tumbuh pada logam, kaca, tanaman dan patung-patung Buddha.

Munculnya bunga Udumbara merupakan pertanda turunnya Raja Sakral Pemutar Roda, meluruskan Dharma di dunia ini.

Dalam kitab Buddha "Huilin" tertulis: "Bunga Udumbara menciptakan keberuntungan dan fenomena supranatural, yang merupakan bunga surgawai dan tidak tumbuh di dunia biasa.
Namun sejumlah ilmuwan berpikir, orang-orang salah menafsirkan bahwa telur serangga yang disebut lacewing hijau (Chrysopa) diduga bunga Udumbara karena penampilannya sama persis.

Mr. Li, warga Malaka, Malaysia, yang menemukan bunga Udumbara maupun telur serangga tersebut. Penemuan itu dapat membuktikan apa yang orang yakini sebagai bunga Udumbara itu bukanlah telur larva.
 

Pada 25 Juni 2009, Mr. Li dan sejumlah rekannya melihat lebih dari 20 kuntum bunga putih kecil pada daun pamelo di sepanjang jalan St Paul's Hill, sebuah tempat yang indah di wilayah Malaka. Pada saat pertama kali menyaksikannya, bunga itu nampak seperti bunga Udumbara.


Temannya memotret bunga itu menggunakan mikroskop, kelopak bunga dan benang sari terlihat dengan jelas. Gambar-gambar yang ditampilkan itu membuktikan bahwa apa yang mereka temukan adalah bunga Udumbara.

Sepanjang pengamatan Mr. Li, bunga itu nampak tetap berwarna putih bersih, tetapi telur lacewing secara bertahap berubah menjadi hitam dan bentuknya yang bulat lonjong tidak berubah.







Nah ini aku ambil gambarnya tadi sore, maaf ga bisa dekat2.

tau gini besok beli Pocket cam aja ah.

2 haru lalu masih belum tampak mekar. Warna nggak terlalu putih karena sinar matahari






Hari ini sekitar pukul 15.00 sehabis pulang servis motor








Tidak ada komentar:

Posting Komentar